kepala kejantanan Arie masuk ke liang senggama Yuni.

Nandaku Sayang, Nandaku Hilang “Please turn around and I will put the blindfold on.” Kurasakan cairan kewanitaanku menyembur tak tertahankan. Tubuhku menggelepar seperti ikan terlempar ke darat merasakan kenikmatan ini. Aku terkulai lemas sementara batang kontol ayah yang berada dalam genggamanku masih mengacung dengan gagahnya, bahkan terasa makin kencang saja. Aku mengeluh karena tak punya pilihan lain. Sudah kepalang basah. Aku hanya tergolek lemah tak berdaya saat ayah mulai menindih tubuhku. Dengan lembut ia mengusap wajahku dan berkata betapa cantiknya aku sekarang ini.

Andre mencoba bertahan sekuat tenaga dan terus menggenjot liang mem*k Bi Eha dengan tusukan bertubi-tubi sampai akhirnya kewalahan menghadapi goyangan pinggul wanita berpengalaman ini. Badannya sampai terangkat ke atas dan sambil memeluk tubuh Bi Eha erat-erat, Andre menyemburkan cairan kentalnya berkali-kali. “Bagaimana rasanya?” tanyaku. “Hei, dengar ya.. sekarang kamu pergi dan katakan pada rajamu bahwa sebentar lagi pasukan kami akan menembus perbatasan kalian dan membuatnya seperti ini, dan sebelum saya berubah pikiran sebaiknya kamu pergi cepat!” bentak Sharon. “Hallo, temennya Tira ya? Temen apa ‘Temen’…,” kata Tante Wida sambil senyum-senyum. Setelah minum dan menenangkan sejenak di kantin, ku sms Tia. “Mbak, suamimu tadi telpon dan mendampratku. Kenapa mbak gak bilang dari pagi? Kan aku bisa bikin argumen. Kenapa suami mbak tahu semua dataku? Anakku berapa, kantorku dimana, agamaku dan lainnya? Hubungan kita selesai. Jangan hubungi saya lagi” Sementara di email juga kutulis semua emosiku. Mati-matian aku melindungi dirinya dari istriku, sampai-sampai istriku yang minta maaf ke dirinya. Namun ia malah membeberkan semuanya pada suaminya. Aku cemas jika saja suaminya datang melabrakku di kantor. Duh malunya “Kalau memang orgasme terasa seindah dan senikmat itu, aku rela melakukannya.” “Apa harus sukarela?” Tanya Neo sambil menutup resleting tas kerjanya.

“Lima…ahh…lima juta !” sahut Fanny sambil mendesah, dia tidak merasakan itu merendahkannya karena dia menganggap kata-kata kotor itu hanyalah bumbu dari seks yang menambah nikmat aktifitas ini. “Berapa orang yang ikut?” tanyanya lagi. Dengan jawaban tadi aku yakin betul kalo Risa dan Rico sedang menuju ke tempat wisata di kota B. Terbayang di wajahku pergumulan yang pernah aku lakukan bersama Rico dan Risa, ada gairah, ada cemburu yang membara. Tapi kenapa mereka lakukan ini? Kenapa Risa menghianatiku? Kenapa Rico menyalahgunakan kepercayaanku? Bukankah kuajak dia ikut bergabung pada permainan dulu itu agar tak ada cemburu diantara kita? Kenapa mereka melakukan ini tanpa seijinku bahkan berbohong kepadaku? Sejuta pertanyaan terus melintas di kepalaku. “Aaahh.. ahh.. jangan.. disitu.. please!!”, rintih Claire dengan meringis menahan sakit. Setengah batang gue udah masuk kedalam lubangnya terus gue udah mulai “Wah udah ga sabaran nih, daritadi cuma ngintipin neng sama temen-temen neng dari loteng” kata Pak Joko. As she did, her skirt fell away and revealed even more of her Name

sebenarnya hutang pak danar hanyalah 10 juta namun seiring berjalannya waktu , bunganya terus berkembang hingga mencapai 30 juta , dan kini sebuah penyesalan mulai merayapai hati pak danar “Fazia, my lovely sister. I now know how much I love you, darling. You are the most incredibly sexy, loving and sweet woman I know. It’s really too bad that you are my sister, and so we cannot consummate our love for each other properly. But I want you to know that I love you like I will never be able to love another woman, and that I will always be there for you. Gadis Eksibisionis Terdengar juga suara bentakan yg keras. Jelas bukan suara bentakan “Pergi sama Mas Dharma, Ma?” “Apa…apa Non ? drink…engg…minum yah ?” tanya Imron yang dijawab gadis itu dengan anggukan pelan “tunggu yah saya ambil dulu” Donny sat down at the foot of the recliner and took one of

Langsung kuarahkan penisku ke selangkangannya, perlahan kubuka bibir Dia kemudian berlutut di hadapanku dan melepas CD-ku. Dijilatinya vaginaku yang sudah basah. Salah satu tanganku menekan kepalanya dan tanganku yang satunya lagi meremas kedua payudaraku sendiri bergantian. Aku mendesah berkali-kali ketika jarinya mengocok vaginaku sambil dijilatinya cairan yang keluar dari vaginaku. Mulutnya kemudian naik ke atas dan menghisap kedua payudaraku sedangkan kedua tangannya melepas CD-nya sendiri. “O ya udah, tunggu bentar yah, saya kira-kira lima menitan lagi sampai sana” jawab Imron, “dan…satu lagi, sebaiknya non abis ini buka baju, saya harap begitu saya masuk Non udah telanjang nyambut saya” Website Peristiwa itu sama sekali tak kuduga dan berlangsung sangat cepat sehingga aku tak sempat menghindarinya kecuali dengan secepatnya aku menarik diri dan melepaskan dari rengkuhannya. Ah, seharusnya aku tersinggung dengan tingkahnya itu. Tetapi entahlah. Sepertinya aku tidak bisa berkutik didepan Pakde Karto ini. Pada saat seperti ini rasanya dia sangat kharismatik. Aku tunduk. Aroma parfum lelakinya semburat menerpa hidungku. Rahman melanjutkan kegiatannya itu dan sekarang dia melihat pantat gadis itu dan bagian anus Shanti sudah basah dengan ludahnya, sementara dengan ibu jarinya yang telah basah dengan ludah, mulai ditekan masuk ke dalam lobang anus Shanti dan diputar-putar di sana. Shanti terus mengeliat-geliat dan mendesah. “Masih dengan kebiasaan lama? Melek sampai malam!” Rating : Bagus


Rahasia Bikin Puas Wanita Orgasme berkali kali/h1>
RAHASIA..PEN1S BESAR,PANJANG,KUAT,TAHAN LAMA-TANPA OBAT-... KLIK DISINI

Name “ssaya…mmau..diapain lagi..?” nita merasa cemas ayah yang hampir tiap hari meninggalkan bekas2 merah di sekujur Aduh rasanya, ampun-ampunan dah. Akhirnya aku yang nyerah. Dia menggeleng-gelengkan kepala berusaha lepas, tapi saat itu pria itu menekankan jari tengahnya pada klitoris yang telah berhasil ditemukannya sehingga otomatis pemiliknya mendesah dan mulutnya membuka. Saat itulah lidah Pak Udin menyeruak masuk dan langsung menyapukan lidahnya di dalam mulut. Ketika Pak Udin melumat bibirnya, Sherin memejamkan mata menahan jijik, betapa tidak bibir Pak Udin yang sudah berkerut itu sedang beradu dengan bibirnya yang mungil dan tipis. Semula dia menanggapi ciuman tukang kebunnya itu dengan pasif, tapi karena serangan-serangan pria itu pada daerah lainnya cukup gencar dan membuat birahinya semakin bergolak, lidah Sherin mulai ikut bergerak beradu dengan lidah kasar tukang kebunnya itu. Selama tiga menit lamanya Pak Udin menindih tubuh anak majikannya itu sambil menciumi dan menggerayangi tubuhnya. Pria itu merasakan jari-jarinya makin basah oleh lendir dari kemaluan gadis itu. Kemudian Pak Udin melepas ciumannya, air ludah mereka nampak saling menjuntai ketika bibir keduanya berpisah. Berikutnya dia menarik lepas celana pendek Sherin beserta celana dalamnya. Dia bangkit berdiri tanpa melepaskan pandangan matanya yang penuh nafsu itu dari tubuh telanjang nona majikannya. Dia mulai melepaskan kemeja lusuhnya memperlihatkan tubuhnya yang hitam kerempeng lalu dia buka celananya sehingga terlihatlah penisnya yang sudah tegang, bentuknya lumayan panjang, pangkalnya ditumbuhi bulu-bulu yang setengah memutih. “Emang Papa mau ngapain, kita khan cuma bisa berbicara aja”, balasnya di seberang sana. Lisa kemudian menaik-turunkan tubuhnya di atas pangkuanku. Novi pun tak tinggal diam, diciuminya aku ketika temannya sedang memompa penisku dalam jepitan dinding kewanitaannya. Goyangan tubuh Lisa membuatku merasa akan segera menumpahkan spermaku dalam vaginanya. Aku berusaha sekuat tenaga agar tidak ejakulasi terlebih dahulu sebelum dia orgasme. Sambil menciumi Novi, tanganku memainkan klitoris Lisa.

“Kamu udah jadi laki-laki Mun, udah bukan perjaka lagi, ngerti kan yang namanya ngent*t ?” tanya Joane membelai kepala anak itu. “You mean fu*k me.” Posted in Penyiksaan | No Comments » “sebenarnya….bapak bisa membantu agar arwah itu tidak menganggu lagi…..tapi…ya…..butuh pengorbanan dari neng vonny ” ucap pak mamat memberi sedikit harapan. thrusting cock. She spread her legs even wider, wrapping Saya sangat kaget dan tidak tahu harus berbuat bagaimana tetapi karena sedang dipuncak klimaksnya, Ayu diam saja terlentang diatas tubuh saya. Saya melirik dan melihat Efi datang mendekat ketempat tidur, matanya tertuju kebagian tubuh kami dimana penis saya sedang bersatu dengan dengan kemaluan ibunya. Lalu dia duduk di pinggiran tempat tidur dengan mata melotot. Jam sudah menunjukkan 11.55 dan Vivi maupun Donna nggak ada yang muncul lagi. saya sendirian sambil minum kahlua crŠme. Pemandangan begitu indah dari daerah Victoria Peak, banyak kembang api di kejauhan menambah indahnya kota Hong Kong. Walaupun dingin, akhirnya saya putuskan untuk keluar dari ruangan dan bersandar di pagar menatap indahnya lampu-lampu warna warni dan kapal-kapal di dermaga yang menyalakan lampu-lampunya. Saya denger ledakan kembang api keras di atas, dan terlihat warnanya merah biru kuning begitu meriah dan indah. Lalu terdengar count down. Five, four, three, two, one.. Hurraayy.. meriah sekali, suara musik berdentum keras dan indah.

Bener juga kata Mama, kataku dalam hati, tadi mem*k Mama terasa sangat basah sekali. Lalu pelan2 kont*lku kucabut keluar dari mem*k Mama dan kuambil handuk kecil yang ada di tempat tidur sambil kukatakan “Maaam, biar aku saja deh yang ngelap..boleeehkan … Maaam ” ? “Terserah ….kamuuu…..deh…maasss”, jawab Mama pendek sambil membuka kedua kakinya lebar2 dan aku merangkak mendekati mem*k Mama dan setelah dekat dengan mem*k Mama, lalu kukatakan… “aku. bersihkan. sekarang.yaaaa..maaaaa” ? dan kedengar Mama hanya menjawab pendek …. “boleeeh.sayaaaang ”. Lalu kupegang dan kubuka bibir mem*k Mama dan..kutundukkan kepalaku ke mem*knya lalu ku jilat jilat itil dan belahan mem*k mama dan pantat Mama tergelinjang keras mungkin karena kaget sambil berseru.. “Maaas ….. kamuuu.. nakaaaal . …yaaaaa”. Tanpa menjawab, aku teruskan isapan dan jilatan di semua bagian mem*k Mama dan membuat Mama menggerak gerakkan terus pantatnya dan kedua tangannya kembali menekan kepalaku. Beberapa saat kemudian, terasa kepalaku seperti ditarik Mama sambil berkata, “Maas…sudaaaah..sayaaaaang…mama nggak tahaaaaaan…. Kalau kamu gituin terus…..sini..yaaaang”. Lalu kuikuti tarikan tangan Mama dan aku langsung naik diatas badan Mama dan setelah itu kudengar mama seperti berbisik di telngaku…. “mas,…masukiiiin..lagi.. punyamu..sayaaang…mama.sudah.nggaaak.tahaaaaan..yaaang” dan tanpa membuang-buang waktu, kuangkat kedua kaki Mami dan kutaruh diatas pundakku sambil ingin mempraktekkan seperti apa yang kulihat di blue film yang sering kulihat dan sambil kupegang batang kont*lku, kuarahkan ke mem*k Mama yang bibirnya terbuka lebar lalu kutusukkan pelan2, sedangkan mama dengan menutup matanya seperti pasrah saja dengan apa yang kuperbuat. Karena mem*k Mama masih tetap basah dan apalagi baru ku jilat dan kuisap-isap, membuat mem*k mama semakin basah sehingga sodokan kont*lku dapat dengan mudah memasuki lobang mem*k Mama. aku menguncup bibirnya.Sungguh enak sekali bermain pada posisi “Cepaaat…aku…..” mana yang lebih kuat muncul … ingin DILIHAT atau ingin MELIHAT …. ingin DI-ELUS atau ngin MENG-ELUS… “Balik Non, nungging !” perintah pria itu setelah 20 menitan dalam posisi yang sama.

Setelah itu saya masuk ke dalam kamar, saya mengulang kembali kejadian yang baru terjadi beberapa menit yang lalu sambil tersenyum sendirian. Pada saat saya membayangkan yang baru saja terjadi, terlintas dalam pikiranku bahwa saya ingin membeli roti di mini market dekat flat saya untuk sarapan besok sebelum saya berangkat ke kampus. Saya langsung meloncat dari tempat duduk lalu berdiri dan keluar dari kamar. Saya lihat di jam dinding menunjukan pukul 16:20, saya teringat bahwa Raymond dan Middleton teman saya ingin datang ke sini untuk mengerjakan tugas untuk besok. Mereka mengatakan bahwa mereka akan datang jam 17:00. Wah, saya benar-benar bingung mengingat waktu yang mungkin tidak cukup. Jam telah menunjukan pukul 5 dini hari. Mini masih tertidur pulas. Aku mengingat kejadian semalam sambil menyiapkan mie instant untuk sarapan pagi lalu setelah siap kubangunkan Mini, lalu kami makan sambil mengobrol di ruang makan. Aku ingin sedikit membuat kejutan agar acara kali ini lain dari yang lain, karena itulah aku merahasiakan siapa pejantannya yang tidak lain adalah penjaga vilaku dan vila tetanggaku, Pak Joko dan Taryo. Joane memejamkan mata menikmati belaian tangan bocah pembantu kostnya itu, belaian itu kadang terkesan ragu-ragu tapi sangat mengusik birahinya. Penulis : creative neuron Kami pun terbaring lemas di ranjang dengan lelehan spermaku di kepala batangku serta bibir vaginanya. Kami hanya diam menikmati saat indah in sembari tersenyum. “Mandi yuk” ajakku. Berdua kami berpelukan sembari menikmati guyuran air hangat dari shower. Mbak Tia berusaha merangsangku lagi dengan mengelus-elus batangku namun tetap bergeming. Penisku lemas tak berdaya. “Aku jarang main 2x sehari mbak” ujarku. “Tapi kok jago banget” katanya sembari mencubit pentilku. Usai saling menyabuni kami pun mengeringkan badan. “Aku duluan ya mbak” karena Tia masih mengeringkan rambutnya. Ia menarik Tuti agar menggantikan Shanti. Tuti beringsut. Ia berbisik pada Shanti, gadis itu menggeleng.

“Ah, siapa yang tau? Lagipula di mata hukum loe juga bersalah tau, siapa yang menyaksikan kejadian yang melanggar hukum tanpa berusaha mencegah kejadian tersebut sama saja dengan melakukan kejadian tersebut,” sela Peter, yang kesal oleh pembelaan diri saya. “Selamat pagi” sapanya dengan suara manis. “Aahh…sshhh….nngghh !” desah Sherin saat mulut Pak Udin melumat payudaranya, lidahnya yang panas itu langsung mempermainkan putingnya yang sudah mengeras. Melihat kondisi tubuh Yuni yang sudah tidak menggunakan apa-apa lagi ditambah dengan pemandangan bukit kemaluan Yuni yang sempit tapi basah oleh cairan yang keluar dari bibir kecilnya membuat Arie menahan nafas. Arie berdiri, dan batang kemaluannya yang besar itu diarahkan ke bukit kemaluan Yuni. Melihat itu Yuni sedikit kaget dan merasa takut Yuni menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Melihat gejala itu Arie hanya tersenyum dan ia sedikit lebih melebarkan paha Yuni sehingga klitorisnya terlihat dengan jelas. Ia menggesek-gesekkan batang kemaluannya di bibir kemaluan Yuni. Sambil menggesek-gesek batang kemaluan, Arie kembali mendekap Yuni sambil membuka tangannya yang menutupi wajahnya. Melihat Arie yang membuka tangannya, Yuni langsung merangkulnya dan mencium bibir Arie. Pagutan pun kembali terjadi, bibir Yuni dengan lahapnya terus memagut bibir Arie. Suara erangan kembali keluar lagi dari mulut Yuni. “Aduhh.. Kaak..” erang Yuni sambil merangkul tubuh Arie dengan keras. Arie meraba-raba bukit kemaluan Yuni dengan batang kemaluannya setelah yakin akan lubang kemaluan Yuni, Arie mendorongnya perlahan dan ketika kepala kejantanan Arie masuk ke liang senggama Yuni. Yuni mengerang kesakitan, “Kak.. aduh sakit, Kak..” “Ohh.. ahh.. jangan Om”, erangnya sambil berusaha merapatkan kedua kakinya. Tetapi aku tak peduli. Malah celana dalamnya kemudian kupelorotkan dan kulepas. Aku terpana melihat pemandangan itu. Pangkal kenikmatan itu begitu mungil, berwarna merah di tengah, dan dihiasi bulu-bulu lembut di atasnya. Klitorisnya juga mungil. Tak menunggu lebih lama lagi, bibirku segera menyerbu vaginanya. Kuhisap-hisap dan lidahku mengaduk-aduk liangnya yang sempit. Wah masih perawan dia. Renny terus menggelinjang sambil melenguh dan mengerang keenakan. Bahkan kemudian kakinya menjepit kepalaku, seolah-olah meminta dikerjai lebih dalam dan lebih keras lagi. “Gimana bud, udah” tanya Edi, tahu aja dia, mungkin dia monitoring dari balik pantatnya Mira !!. “Entar kalo udah biasa enak kok”, katanya santai sambil memegangi kedua pergelangan tangan rekannya erat-erat. “Nggak keluar-keluar”, ujarnya penasaran.
kuliah (12 )
terlalu cantik untuk dilupakan (23 )
Puting pecun lagi tidur.. (35 )
Cewe arab tanpa kepala.. (3 )
COBA (6 )
Asian Lily Thai Squirting (2 )
####Eksekusi Cewek Drive Thru#### (34 )
Anak medan bro kampung........ (12 ) 41
Pssssst....Please do not disturb ! (13 )
Bitch1 3
asoy di hotel
solusi murah ber-internet (23 )
[Unc]elegan model(gilaupload) w/preview (4 )
Pokoknya makan apa aja kalah enak deh.. ma yang ini !!! (31 )
{tanya } cara post video dr dvd (9 )
situs buat download youtube (3 )
biar tante..tetep enak dibolak balik.. (8 )
[dS] Blowjob...of somebody girl friend (13 )
Tanya buka file 3gp (11 )
#istilah - istiLah dalam internet# (29 )
[DS] Forum > Undercover > Indonesia Aza > Foto Amatiran
udah siap nih... (7 )
View Full Version : Foto Amatiran

Gnutella
japan xxx (7 )
Lagi Bertanya (4 )"> Help me pls (0 ),
Ekspresi Sensual Wanita Asia vs Barat (0 ),
Check In Sama Sang Sekretaris (171 ),
Forum Programmer Visual Foxpro disini (4 ),
Diana Anak bogor(Kasus yg masuk TV) (60 ),
Pengalaman Seks Paling gila elo (36 ),
cewe jepang lagi..... (2 ),
###Adegan Yg bikin horny bgt### (20 ),
Asian Babe Fucked Hard (0 ),
Nah kalo lembut n tipis gini baru gw demen ! (21 ),
Death Or Alive...,
iklan bir bintang,
Pemahaman Hidup Anda (0 ),
bokep philiphina 8 (0 ),
Mai You, Hitomi Rio - Tokyo Hot n0152 - Race Queen Series 3 (1 ),
Food Art ala Japan (0 ),
asli IGO lagi, natural (8 ),
(kisah seorang kuli)DUhhhhhhh....gak tahan nih,ML di tangga darurat aja yuk (31 ), ,
A Ruined Relationship (1 ),
[Unc]skyangel 59(gilaupload) w/preview (1 ),
[RS][MU] Erotic Princess Aya Sakuraba (Uncensored+Screenshot) (4 ), ,
Foto Model Pasang Aksi (15 ),
Koleksi tante... (9 ),
Mekinya alus bgt... (27 ),
ABG lumayan lah,,, (38 ),
A I L I N (12 ), 15, ,
hells ninja - hentai comics (7 ), ,
Ellen >> Hardcore (23 ),
...lanjutan nya... (24 ),
Mai Special (5 ),
Temen chatting, anak Medan.... (16 ),
Kalau cewe adu Tinju.. (2 ),
Beli Bokep ?, ,
Cewek masturbasi......... (3 ), 10,
mengapa oh mengapa (3 ),
Kalo yang ini gak Campur-campur (9 ),
My god...... (10 ),
Caribbeancom - Yoko (0 ), 12,
Dangerous Thought:[Japan Manga], ,
Memonopoli Bandwidth Dengan Browser Mozilla Firefox (3 ),
Intan...Bispak....Tapi mahal (14 )"> 26
[Info] Kamera Anak (Bukan Mainan) (1 )
Cewek Amoy yang berbulu tebal (5 )
Sensasi Oriental Nightlife (16 )